Jurnal Karya Generasi Sehat http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs <address style="text-align: center;"> <p style="text-align: justify;"> </p> <p><!-- ####### YAY, I AM THE SOURCE EDITOR! #########--></p> <p style="text-align: justify;"><!-- ####### YAY, I AM THE SOURCE EDITOR! #########--></p> <p style="text-align: justify;"><a href="https://ejournal.kesling-poltekkesbjm.com/index.php/JKL/management/settings/context//index.php/JKL/issue/archive" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://www.cvcentrajaya.com/wp-content/uploads/2023/08/sampul-2017-copy.png" alt="" height="220px" align="left" /></a></p> <p style="text-align: justify;"><strong>"Jurnal Karya Generasi Sehat"</strong> (JKGS) adalah sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Banjarmasin di bawah Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal ini terdaftar dengan <a title="ISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230915241363151" target="_blank" rel="noopener">ISSN 3026-5703</a> yang dengan penuh dedikasi dibuat dan dikelola sedemikianrupa oleh para peneliti dan generasi muda yang berkecimpung di dunia kesehatan. Jurnal ini mempunyai 6 tema yaitu Kesehatan Lingkungan dan Masyarakat, Kesehatan Gigi dan Mulut, Ilmu Laboratorium Medis, Ilmu Kebidanan, Ilmu Gizi dan Ilmu Keperawatan. JKGS adalah jurnal yang menjalani proses peer review dan menjadi wadah bagi artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan perkembangan generasi muda dan kesehatan secara umum. Diterbitkan oleh komunitas akademik yang berfokus pada masalah kesehatan dan penyakit secara umum, JKGS menerbitkan artikel-artikel berupa hasil penelitian ilmiah orisinal, ulasan ilmiah inovatif, serta ulasan atau analisis kritis terhadap karya-karya terdahulu yang telah dimuat di JKGS atau jurnal ilmiah sejenis.</p> <pre style="text-align: justify;"> </pre> </address> Poltekkes Kemenkes Banjarmasin en-US Jurnal Karya Generasi Sehat 3026-5703 SERBUK STROBERI (Fragaria vesca L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA KUALITAS SEDIAAN APUSAN DARAH TEPI METODE GIEMSA http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/134 <p>Pemeriksaan sediaan apusan darah tepi bertujuan untuk mengamati morfologi sel eritrosit, leukosit dan trombosit. Giemsa adalah pewarna yang sering digunakan untuk mewarnai apusan darah. Pewarna Giemsa termasuk pewarnaan sintesis yang sulit terurai, harganya mahal dan tidak ramah lingkungan. Salah satu pewarna alami yaitu serbuk stroberi <em>(Fragaria vesca L.</em>) dapat digunakan sebagai pengganti eosin, karena memiliki zat antosianin yang memberikan pigmen warna merah, memiliki pH berkisar 5,0-6,0, murah dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan kualitas sediaan apusan darah tepi dengan pewarna Giemsa dan pewarna modifikasi Giemsa dari serbuk stroberi sebagai pengganti eosin. Jenis penelitian adalah <em>Eksperimen</em> dengan rancangan <em>Post test with control group design</em>. Darah yang diambil dari 16 Mahasiswa Poltekkes Kemekes Banjarmasin Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Semester 7, masing-masing darah dibuat 2 apusan, masing-masing apusan diwarnai dengan pewarna Giemsa (Standar) dan pewarna modifikasi Giemsa, sehingga jumlah keseluruhan ada 32 apusan darah yang diperiksa. Berdasarkan hasil penelitian terhadap morfologi sel eritrosit, leukosit dan trombosit pada darah normal menggunakan pewarna Giemsa memiliki hasil pewarnaan dengan kualitas baik memiliki persentase sebesar 95,6%. Sedangkan pada pewarnaan modifikasi Giemsa dengan kualiatas baik memiliki persentase 78,5% pada sel eritrosit, dan sel leukosit dari seluruh morfologi sel yang diamati. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan kualitas pewarnaan, didukung dengan uji statistik menggunakan <em>Wilcoxon test</em> didapatkan signifikasi sebesar 0,002 dimana p &lt; 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara sediaan apusan darah yang diwarnai dengan pewarna Giemsa (standar) dan pewarna modifikasi Giemsa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa serbuk stroberi dapat dijadikan sebagai pewarna alami pengganti eosin untuk pewarnaan sel eritrosit dan sel leukosit pada sediaan apusan darah tepi metode Giemsa.</p> Nadia Amalia Putri Neni Oktiyani Ahmad Muhlisin Wahdah Norsiah Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-28 2024-06-28 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.134 Perbedaan Penggunaan Pasta Gigi Herbal dengan Pasta Gigi Non-Herbal Terhadap Penurunan Skor Debris Pada Murid Kelas IV dan V SDN Pasayangan 2 di Bantaran Sungai Martapura http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/54 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan pasta gigi herbal dengan pasta gigi non-herbal terhadap penurunan skor debris pada murid kelas IV dan V SDN Pasayangan 2 di Bantaran Sungai Martapura. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Pengambilan sampel dengan teknik total sampling yang berjumlah 44 orang. Adapun analisis data dengan menggunakan Uji Paired Sample T-Test dan Uji Independent Sample T-test. Hasil penelitian didapatkan skor sebelum penggunaan pasta gigi non-herbal adalah 2,2 sesudah penggunaan adalah 0,76. Skor sebelum penggunaan pasta gigi herbal adalah 1,9 sesudah penggunaan adalah 0,42. Hasil uji Independent Sampel T-test menunjukan nilai ρ= 0,607 dengan nilai α = 0,05 (ρ&gt;α). Kesimpulan penelitian tidak ada perbedaan penggunaan pasta gigi herbal &nbsp;dengan pasta gigi non-herbal terhadap penurunan skor debris pada murid kelas IV dan V SDN Pasayangan 2 di bantaran sungai Martapura. Untuk masyarakat bisa menggunakan pasta gigi herbal maupun non-herbal keduanya sama-sama bisa menurunkan debris.</p> Nurdiati Ningsih Fahmi Said Danan Metty Amperawati Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-12 2024-06-12 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.54 Hubungan Riwayat Infeksi COVID-19 terhadap Kadar Antibodi S1RBD IgG pada Civitas Akademika Wilayah Pendidikan Kesehatan Kota Banjarbaru http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/93 <p>Wabah pandemi COVID-19 memiliki prevalensi yang tinggi di berbagai negara salah satunya Indonesia yang hingga tahun 2023 tercatat lebih dari 6 Juta orang terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan data Kemenkes RI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat infeksi COVID-19 terhadap kadar Antibodi S1RBD (S1 Receptor Binding Domain) IgG. Penelitian ini menggunakan metode <em>cross sectional study</em>, lalu sampel diambil menggunakan teknik <em>purposive sampling </em>dan diambil sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata kadar antibodi berdasarkan waktu infeksi. Untuk waktu 2-10 bulan pasca infeksi sebesar 281,271 IU/mL, untuk waktu 10-18 bulan pasca infeksi sebesar 255,801 IU/mL, dan untuk waktu 18-26 bulan pasca infeksi sebesar 178,567 IU/mL. Selain itu, terjadi peningkatan rata-rata kadar antibodi berdasar banyaknya pengulangan infeksi COVID-19. Untuk 1 kali infeksi sebesar 225,824 IU/mL, sedangkan untuk 2 kali infeksi sebesar 251,269 IU/mL.</p> <p><strong><em>Kata</em></strong><strong><em> Kunci: </em></strong><em>Antibodi; COVID-19; IgG; S1RBD</em></p> Farah Shoffa Shafira Wahdah Norsiah Tini Elyn Herlina Ahmad Muhlisin Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-11 2024-06-11 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.93 Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Karies Molar Satu Permanen pada Anak Usia 9-12 Tahun http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/90 <p>Prevalensi karies gigi pada usia 6 tahun yang telah mengalami karies pada gigi molar permanen sebanyak 20%, dan meningkat 60% pada usia 8 tahun, 85% pada 10 tahun dan 90% pada usia 12 tahun dimana usia tersebut merupakan usia anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orang tua tentang pertumbuhan gigi dengan karies gigi molar satu permanen pada anak usia 9-12 tahun di&nbsp; MIS Raudhatul Jannah Martapura. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik. Jumlah sampel 33 responden dengan teknik <em>total</em><em> sampling.</em> Analisis data menggunakan uji <em>Chi Square</em>. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan orang tua tentang pertumbuhan gigi sebagian besar kurang baik (54,5%), karies molar satu permanen sebagian besar tinggi (54,5%). Uji statistik dengan <em>Chi Square </em>didapatkan ρ &gt; <em>α</em> (0,970 &gt; 0,05). Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan antara&nbsp; pengetahuan orang tua tentang pertumbuhan gigi dengan karies gigi molar satu permanen pada anak usia 9-12 tahun di MIS Raudhatul Jannah Martapura.</p> Yuanita Amalia Metty Amperawati Isnawati Bunga Nurwati Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.90 HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA PASIEN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/119 <p>Gangguan jiwa adalah sekelompok gejala yang ditandai dengan perubahan pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang yang menimbulkan disfungsi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hemoglobin merupakan salah satu senyawa dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut zat oksigen ke dalam sel-sel tubuh. Kadar hemoglobin dalam darah merupakan indikator laboratorium yang digunakan untuk menetapkan prevalensi anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Hemoglobin dengan Indeks Massa Tubuh pada pasien jiwa. Metode yang digunakan Cross Sectional dengan tehnik sampling Accidental. Penelitian dilaksanakan tanggal 08 sampai 31 Agustus 2023. Populasi penelitian adalah pasien jiwa yang di rawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Responden sebanyak 30 orang dengan Teknik pengambilan <em>Total Sampling</em>. Hasil penelitian kadar Hemoglobin pada pasien jiwa didapat nilai dibawah normal 15 orang (50 %), nilai normal 13 orang (43,3%), nilai diatas normal sebanyak 2 orang (6,7 %). Hasil pengukuran Indeks Massa Tubuh didapat hasil kurus sebanyak 7 orang (23,3 %), Normal sebanyak 18 orang (60,0 %), gemuk sebanyak 5 orang (16,7 %). Hasil analisa uji statistik Pearson didapatkan nilai <em>pearson correlation </em>0.396 korelasi itu menunjukkan korelasi rendah. Nilai <em>p value </em>0.030 pada <em>Sig.2 tailed </em>disimpulkan ada hubungan antara kadar Hemoglobin dengan Indeks Massa Tubuh pada pasien jiwa. Penelitian ini dapat memberikan informasi tambahan bagi tenaga medis dalam mengelola pasien jiwa yang memiliki masalah Kesehatan terkait kadar Hemoglobin dan Indeks Massa Tubuh.</p> <p><strong>Kata kunci</strong> : Hemoglobin, Indeks Massa Tubuh, Pasien Jiwa</p> Rumiyati Ahmad Muhlisin Akhmad Muntaha Aima Insana Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-28 2024-06-28 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.119 Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Board Game Preeklamsia Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Preeklamsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Timur http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/141 <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media </span></span></span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">board game</span></span></span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> preeklamsia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode </span></span></span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">pra-eksperimental one-group pretest-posttest design</span></span></span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> . Sampel penelitian ini 20 ibu hamil trimester 1. Teknik pengambilan sampel yaitu </span></span></span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Simple random sampling</span></span></span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> . Sebelum intervensi pengetahuan ibu hamil kurang 9 orang, pengetahuan ibu hamil cukup 11 orang. Setelah intervensi terdapat peningkatan, Pengetahuan ibu hamil baik 15 orang, pengetahuan ibu hamil cukup 5 orang. Hasil uji Wilcoxon diperoleh </span></span></span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">p-value</span></span></span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> 0,001 ≤ 0,05 yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media </span></span></span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">board game</span></span></span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsia.</span></span></span></span></p> Aprilia Hikmatul Husna Agustine Ramie Ainun Sajidah Muhammad Rasyid Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.141 PERBEDAAN KANDUNGAN FECAL COLIFORM TERHADAP KONDISI PASANG DAN SURUT PADA SUNGAI BARITO DI KECAMATAN MARABAHAN http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/123 <p>Penelitian ini fokus pada analisis kandungan <em>fecal coliform</em> sebagai indikator pencemaran tinja di Sungai Barito, Kecamatan Marabahan. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. 27 Tahun 2021, pengukuran <em>fecal coliform</em> digunakan untuk menentukan Indeks Kualitas Air (IKA). Penelitian ini melibatkan 54 sampel air dari Sungai Barito, dengan 27 sampel pada kondisi pasang dan 27 sampel pada kondisi surut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan <em>fecal coliform</em> pada kondisi surut lebih tinggi (3096,29 MPN/100ml) dibandingkan kondisi pasang (1597,78 MPN/100ml). Kedua nilai tersebut melebihi batas baku mutu air nasional (100 MPN/100 ml), menunjukkan ketidaklayakan Sungai Barito sebagai sumber air baku. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000), menegaskan pengaruh kondisi pasang surut terhadap kandungan <em>fecal coliform</em>. Disarankan untuk penelitian selanjutnya melibatkan parameter IKA lainnya guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terkait kualitas air Sungai Barito.</p> Nur Ain Mirandayanti Rifqoh Erfan Roebiakto Aima Insana Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.123 Hubungan Kebersihan Gigi Dan Mulut Ibu Hamil Dengan Kejadian Gingivitis Di Puskesmas Banjarbaru Tahun 2023 http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/63 <p>Pada wanita hamil sering terjadi masalah pada gigi dan mulut selama kehamilan, antara lain hipersaliva, gigi berlubang, perdarahan gusi, gingivitis (peradangan gusi).&nbsp; Berdasarkan hasil laporan dalam tiga bulan terakhir di Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru diperoleh ibu hamil yang berkunjung pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober tahun 2022 sebanyak 49 orang ibu hamil. 21 orang ibu hamil mengalami gingivitis dan 6 diantaranya mengalami periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersihan gigi dan mulut ibu hamil dengan kejadian gingivitis di Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru Tahun 2023. Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan rancangan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik pengambilan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan kebersihan gigi dan mulut ibu hamil berada pada kategori sedang sehingga terjadi gingivitis. Hasil uji Pearson Correlation menunjukkan nilai r = 0,882 dengan nilai &nbsp;ρ =0.000 &lt; α =0.05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan kebersihan gigi dan mulut ibu hamil dengan kejadian gingivitis di Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru Tahun 2023. Disarankan adanya kerja sama antara KIA dengan Poli Gigi, selain dilakukannya pemeriksaan rutin kehamilan juga dilakukan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulutnya.</p> Farah Siska Gustiayuni Danan Waljuni Astu Rahman Fahmi Said Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.63 Perbedaan Menyikat Gigi Menggunakan Sikat Gigi Bulu Soft dan Medium Terhadap Penurunan Debris Index http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/34 <p>Kebersihan gigi dan mulut dapat dilihat dari kondisi gigi yang tidak terdapat sisa makanan atau deposit lunak yang menempel pada gigi. Tingkat kebersihan gigi dan mulut dapat berubah dengan adanya kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari. Dalam menyikat gigi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah alat yang digunakan untuk menyikat gigi yaitu, sikat gigi. Bagian terpenting dari sikat gigi ialah bulu sikat, karena bulu sikat merupakan bagian yang berkaitan langsung dengan permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara menyikat gigi menggunakan sikat gigi bulu halus (<em>soft)</em> dan sikat gigi bulu sedang (<em>medium) </em>dengan teknik kombinasi terhadap penurunan debris <em>Index </em>pada siswa Kelas VII SMPN 5 Karang Intan. Rancangan penelitian ini menggunakan “<em>Two Group Pre-test </em>dan <em>Post-test</em>”, populasi penelitian sebanyak 41 siswa, teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan <em>total sampling</em>. Hasil penelitian rata-rata debris <em>Index </em>sebelum menyikat gigi menggunakan sikat gigi bulu halus (<em>soft), </em>didapatkan 1,67 dan sesudah 0,55. Sedangkan rata-rata debris <em>Index </em>sebelum menyikat gigi menggunakan sikat gigi bulu sedang (<em>medium), </em>didapatkan 1,81 dan sesudah 0,41. Berdasarkan hasil uji <em>Independent Sample T-test </em>menunjukkan nilai p = (0,046) &lt; α (0,05). Kesimpulan penelitian yaitu ada perbedaan menyikat gigi menggunakan sikat gigi bulu halus (<em>soft) </em>dan sikat gigi bulu sedang (<em>medium) </em>dengan teknik kombinasi terhadap penurunan debris <em>Index </em>pada siswa Kelas VII SMPN 5 Karang Intan. Disarankan untuk menyikat gigi menggunakan sikat gigi bulu sedang (<em>medium) </em>karena lebih baik dan efektif dalam menurunkan skor debris <em>Index.</em></p> Lily Eka Putri Fahmi Said Siti Salamah Siti Sab'atul Habibah Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.34 Hubungan Lama Dan Frekuensi Minum Minuman Berenergi Dengan Kadar Kreatinin Darah Pada Sopir Bis http://jurnal.karyagenerasisehat.com/index.php/jkgs/article/view/76 <p>Minuman berenergi merupakan minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan performa, vitalitas, dan daya konsentrasi saat bekerja. Konsumsi minuman berenergi menyebabkan konsentrasi kreatinin dalam darah secara signifikan meningkat dan menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ginjal. Kreatinin merupakan zat yang ideal untuk mengukur fungsi ginjal karena merupakan produk hasil metabolisme tubuh yang diproduksi secara konstan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lama dan frekuensi konsumsi minuman berenergi dengan kadar kreatinin pada sopir bis Terminal Gambut. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan rancangan <em>cross-sectional</em>. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil lama dan frekuensi konsumsi minuman berenergi berbanding lurus dengan kadar kreatinin. Pemeriksaan kadar kreatinin menggunakan <em>Clinical Analyzer. </em>Kadar kreatinin seluruh responden memiliki rentang nilai 0,6-1,3 mg/dl dengan rata-rata yaitu 0,99 mg/dl. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama dan frekuensi konsumsi minuman berenergi dengan kadar kreatinin darah pada sopir bis berdasarkn uji <em>Spearman </em>dengan hasil sig 0,000 (p&lt;α). Disarankan penelitian selanjutnya agar melakukan perbandingan kadar kreatinin orang yang mengonsumsi minuman berenergi dengan kemasan sachet dan botol.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Kreatinin; Minuman Berenergi; Sopir Bis</em></p> Erika Putri Noer Salsabila Yayuk Kustiningsih Jujuk Anton Cahyono Anny Thuraidah Copyright (c) 2024 Jurnal Karya Generasi Sehat https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-11 2024-06-11 2 1 10.31964/jkgs.v2i1.76