HUBUNGAN OBESITAS DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA USIA PRODUKTIF

Authors

  • Suhardi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Rizkan Azhima Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Ainun Sajidah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Parellangi Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.31964/jkgs.v3i2.252

Keywords:

Aktivitas Fisik, Diabetes Melitus Tipe 2, Obesitas, Usia Produktif

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada kelompok usia produktif dan dapat menimbulkan komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan obesitas dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif. Metode penelitian menggunakan desain retrospektif dengan pengumpulan data obesitas dan aktivitas fisik dari peristiwa yang telah terjadi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 (p=0,037) serta aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 (p=0,036) pada kelompok usia produktif. Disimpulkan bahwa obesitas dan rendahnya aktivitas fisik berperan signifikan terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat, pengendalian berat badan, dan peningkatan aktivitas fisik guna menurunkan risiko diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif.

Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Diabetes Melitus Tipe 2; Obesitas; Usia Produktif

 

Downloads

Published

2025-12-11

Issue

Section

Research Article