Hubungan Debit Limbah Cair Dengan Kualitas Air Sungai Parameter Bod Dan Cod
Abstract
Pembuangan limbah cair domestik ke badan sungai dapat menurunkan kualitas air dan berdampak pada ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit limbah cair terhadap kualitas air Sungai Kemuning berdasarkan parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel diambil pada tiga titik aliran sungai (hulu, tengah, hilir) dengan total sembilan sampel air. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan pengukuran laboratorium, kemudian dianalisis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata debit limbah cair adalah 9,12 m³/hari. Nilai BOD rata-rata sebesar 10,07 mg/L, melebihi baku mutu PP No. 22 Tahun 2021, sedangkan nilai COD rata-rata 19,22 mg/L masih memenuhi standar yang ditetapkan. Analisis korelasi menunjukkan bahwa debit limbah cair memiliki hubungan positif sangat kuat namun tidak signifikan terhadap BOD (r = 0,866; p = 0,333). Sementara itu, terhadap COD ditemukan hubungan negatif sempurna dan signifikan (r = -1,000; p < 0,01). Penelitian menyimpulkan bahwa debit limbah cair berhubungan signifikan dengan parameter COD, namun tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap parameter BOD. Kondisi ini mengindikasikan bahwa peningkatan debit limbah cair lebih berpengaruh terhadap beban pencemar kimia dibandingkan beban pencemar biologis di Sungai Kemuning.
Keywords: liquid waste discharge; BOD; COD; water quality; Kemuning River.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Karya Generasi Sehat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.