Hubungan Tekanan Darah Dengan Kadar Ureum Pada Pasien Pra-Hipertensi Dan Hipertensi Di Puskesmas Y
Kata Kunci:
Hipertensi, Pra-Hipertensi, Tekanan Darah, Ureum, Konsentrasi suspensi eritrosit; derajat aglutinasi; metode tabung; golongan darahAbstrak
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah yang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, salah satunya ditandai peningkatan kadar ureum. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tekanan darah dengan kadar ureum pada pasien pra-hipertensi dan hipertensi. Penelitian menggunakan metode survei analitik dengan rancangan cross-sectional terhadap 45 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah pada pra-hipertensi yaitu 133/87 mmHg dengan kadar ureum 25,3 mg/dL, hipertensi derajat 1 yaitu 150/90 mmHg dengan kadar ureum 30 mg/dL, dan hipertensi derajat 2 yaitu 173/103 mmHg dengan kadar ureum 33 mg/dL. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara tekanan darah dengan kadar ureum pada pra-hipertensi (p = 0,000), hipertensi derajat 1 (p = 0,000), dan hipertensi derajat 2 (p = 0,000–0,001). Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan tekanan darah diikuti peningkatan kadar ureum sehingga masyarakat disarankan menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan tekanan darah serta fungsi ginjal secara rutin.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Karya Generasi Sehat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.